Kamis, 30 Juni 2011

Bervariatif, Bandung Bisa Jadi Kiblat Fashion Busana Muslim

Bandung selalu menjadi barometer perkembangan fashion di Tanah Air, tak salah jika Kota Kembang ini terkenal dengan julukan Paris Van Java. Jika pusat mode dunia berkiblat ke Paris, maka fashion Tanah Air berkiblat ke Bandung.

Tak hanya untuk busana kontemporer saja, mode busana muslim pun Bandung kiblatnya. Tak heran jika banyak desainer hingga event-event mode busana muslim dihelat di propinsi Jawa Barat ini. Salah satunya, Islamic Fashion Festival (IFF) 2011 yang digelar di Bandung, beberapa waktu lalu.
"Bandung sebagai pusat mode, busana muslimnya lebih kental, lebih semarak rancangannya. Islamic Fashion Festival yang digagas oleh Dato' Raja Rezza Shah menggelar di Bandung karena ingin bergabung dengan Ikatan Perancang Busana Muslim (IPBM). Karenanya mereka menggelar even ini di Bandung," kata Iva Latifah selaku Ketua IPBM saat berbincang dengan okezone, Kamis (30/6/2011).
Lantas dengan kondisi tersebut, apakah Bandung akan menjadi kiblat fesyen busana muslim dunia?
"Soal mode busana muslim memang Indonesia tempatnya. Negara-negara lain seperti Malaysia walau sering bikin event fesyen tapi tetap Indonesia yang bagus. Indonesia lebih bervariatif. Karenanya, bisa saja Indonesia menjadi kiblat fesyen busana muslim dunia," papar wanita ramah ini.
Lebih lanjut Iva menuturkan, langkah desainer Tanah Air mewujudkan Indonesia menjadi kiblat mode busana muslim telah dimulai dengan Indonesia Islamic Fashion Fair (IFFF). Meski begitu, Iva memiliki pesan agar meraih kesuksesan.
"Harus ada orang yang betul-betul luwes ke sana ke sini. Selain itu orang yang benar-benar mengikuti perkembangan busana muslim, didukung dengan kemauan keras, pasti berhasil," tutupnya.