enyebab telur burung infertil atau tidak subur
- Induk burung mengalami masalah nutrisi
- Induk burung mengalami masalah fisik
- Induk burung mengalami masalah sosial
- Induk burung mengalami masalah lingkungan
- Masalah genetik dari induk burung
Lalu, apa yang menyebabkan embrio burung mati di dalam telur? Kematian embrio di dalam telur, umumnya terjadi dalam periode awal penetasan dan periode akhir penetasan. Penyebabnya bisa dikarenakan embrio kekurangan gizi, pengaruh indukan, kesalahan manusia, telur terinfeksi bakteri atau virus, dan lain-lain. Lebih lengkapnya, Anda dapat membaca ulasan berikut:
Embrio burung mati di dalam telur
1. Embrio kekurangan nutrisi
Asupan nutrisi sangat berperan penting dalam proses penetasan telur. Jika indukan betina kekurangan asupan nutrisi, kemungkinan perkembangan embrio juga tidak sempurna. Akibatnya, embrio akan mati di dalam telur. Nah, nutrisi yang dibutuhkan indukan burung di antaranya protein, karbohidrat, lemak, serat kasar, vitamin, dan mineral.
2. Induk betina sering meninggalkan sarang
Proses pengeraman telur membutuhkan kestabilan suhu yang hangat. Jika induk betina sering meninggalkan sarang, otomatis suhu di dalam telur menjadi tidak stabil. Kalau sudah demikian, telur menjadi sulit menetas dan embrio bakal mati di dalam telur.
Hal ini sering terjadi dan kicau mania sering menyalahkan indukan betina. Padahal, kesalahan bukan berasal dari indukan burung betina. Penyebab utama induk betina sering meninggalkan sarang karena banyak kutu atau tungau yang menempel pada bahan sarang, bulu–bulu, dan permukaan kulit induk betina.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar