Korban tewas akibat semburan awan panas pasca-letusan Gunung Merapi, tadi malam, sudah mencapai 25 orang.
Sejumlah relawan dan tim evakuasi korban erupsi Gunung Merapi yang masih berada di Dukuh Kinahrejo, Cangkringan, Kabupeten Sleman diminta secepatnya turun. Kabar yang beredar, aktivitas vulkanik Merapi kembali meningkat.
Terhitung sejak pukul 12.00 WIB siang ini, seluruh tim ditarik ke posko pengungsian. Menurut Koordinator Penanganan Bencana Merapi, Makwan, penarikan dilakukan karena dipastikan sudah tidak ada lagi korban di sekitar kediaman Mbah Maridjan ini.
25 orang tewas, termasuk seorang wartawan dan relawan. Juru kunci Merapi, Mbah Maridjan juga salah satu di antara korban meninggal yang ditemukan. Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memastikan Gunung Merapi sudah meletus. Letusan ini ditandai dengan turunnya lava disertai awan panas dari puncak Merapi. Turunnya awan tercatat mulai pukul 17.02 WIB, Selasa 26 Oktober.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar